Wikipedia.org

Hasil penelusuran

Minggu, 31 Mei 2015

Sacrifice of Love

Sacrifice of Love Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pagi ini hari pertama Senandung masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas. Seperti biasa sahabatnya Fira selalu menghampirinya untuk berangkat ke SMAN Bina Bangsa. Sekarang mereka sudah naik ke kelas 11. Saat Fira datang “Senandung.. kelas kita diacak!” kata Fira dengan nada khawatir kepada Senandung yang sedang memakai sepatu.
“Hah..? diacak!!? Yang bener kamu!?”
“Iya, beneran!?”
“Trus kita sekelas nggak?!”
“Sekarang kita sekelas”
“Trus dia sekelas sama kita nggak?”
“Iya.. sekelas”
Senandung hanya tediam dengan muka yang agak gelisah. Fira dan Senandung adalah sepasang sahabat tapi beda kelas mereka adalah anak kelas imercy (kelas unggulan). Lalu batin Senandung hanya mengeluh “Oh.. dear kenapa harus satu kelas?”
“Fira, sebenernya aku udah denger desas desusnya kalau waktu kelas 11 ini kelas kita bakal diacak..”
“Trus kamu gimana?”
“Gimana apanya?”
“Ya itu..”
“Oh.. itu, ya.. aku harus bisa membaur lah.. kan satu kelas,” Dengan muka tersenyum tidak bahagia.
“Ya udah berangkat yuk..”
Lalu Senandung segera beranjak dari posisi duduknya dan pamit dengan orangtuanya lalu berangkat.

Sampai di sekolah. Dan bel 3 kali berbunyi menandakan masuk kelas.
Sekarang memang Senandung masih di kelas A, tapi ada bagian baru dan bagian
... baca selengkapnya di Sacrifice of Love Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 24 Maret 2015

Kekuatan Meraih Hidup Ideal

Kekuatan Meraih Hidup Ideal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Kekayaan pada umumnya mudah dicari, kekayaan yang sesungguhnya tidak bisa. Dalam jiwa Anda terdapat sesuatu yang nilainya tiada tara dan tidak bisa diambil oleh siapapun dari diri Anda.” Oscar Wilde (1854-1900) – Sastrawan Irlandia. Setiap orang mempunyai daya tarik atau kekuatan kreatif yang luar biasa. Kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan untuk mewujudkan impian atau segala sesuatu yang ingin kita nikmati. Setiap pengalaman, keadaan, maupun situasi yang kita alami bukan terjadi begitu saja, tetapi lebih dikarenakan kita sendiri menarik semua itu kedalam hidup kita.

Memang kita tidak pernah menyadari begitu besar kekuatan tersebut, tetapi bukan berarti tidak ada alasan mengapa kita mengalami kehidupan seperti sekarang ini. Kekuatan dahsyat yang kita miliki menarik kita pada suatu pengalaman, keadaan, atau situasi dengan sendirinya. Kekuatan tersebut menarik segala sesuatu yang mirip dengan siapa kita. Dengan kata lain, realitas dalam kehidupan kita merupakan refleksi atau cermin realitas atau keadaan di dalam diri kita.

Vibrasi dari dalam diri Anda misalnya merupakan hasil dari perpaduan yang komplek antara pikiran dan keyakinan. T
... baca selengkapnya di Kekuatan Meraih Hidup Ideal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 13 Maret 2015

Learn, Unlearn, Relearn!

Learn, Unlearn, Relearn! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Menyambut Kompas-Gramedia Fair di Balikpapan yang berlangsung Jumat 24 Juli sampai Rabu, 29 Juli, kemudian di Samarinda mulai Rabo 5 Agustus sampai Senin 10 Agustus, 2009, setiap hari saya menulis artikel pendek di Tribun Kaltim. Andrias Harefa membujuk saya untuk menampilkannya di pembelajar.com. Saya enggan, tapi saya tak tahan denger diminta teman, padahal dia sebenarnya kan memberi kesempatan.

Kali ini saya kemukakan gagasan beberapa pemikir dunia mengenai ciri utama yang menandai abad ke-21. Ini penting, karena pengetahuan kita mengenai penanda utama suatu zaman akan memberi kita kearifan untuk menghadapi zaman tersebut. Untuk itu ada sarana yang bisa amat membantu, yaitu sebuah buku suntingan Rowan Gibson. Judulnya Rethinking The Future. Buku itu terbit setahun sebelum tutup abad ke-20, jadi sudah berumur satu dasawarsa, tetapi banyak hal yang masih amat relevan.

Kita akan menemukan tema yang amat inspiratif bagi kita sebagai individu, maupun sebagai representasi dari suatu lembaga, entah bisnis, kemasyarakatan, maupun pemerintahan. Di situ ada tokoh seperti Charles Handy dan Stephen Covey yang memikirkan kembali mengenai p
... baca selengkapnya di Learn, Unlearn, Relearn! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 07 Maret 2015

Ditooo… Apa Lagi (Part 1)

Ditooo… Apa Lagi (Part 1) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Uahhhmmm… Dito menguap dengan malas. Pagi ini hawa dingin begitu menusuk, tapi yang begini malah asik buat bobo lagi. Eits… tapi ini sudah jam setengah tujuh saatnya bangun dan bersiap menuju tempat tugasnya. Proyek yang lagi dikerjakan kebetulan hanya berjarak tiga kilometer dari rumah sehingga cukup memanjakan Dito untuk bangun agak lebih siang dan bersiap lebih nyaman, karena waktu tempuh dari rumah ke proyek hanya memakan waktu sepuluh menit.

Oh iya temen-temen pasti belum mengenal siapa Dito, Dito adalah cowok imut berkaca mata minus, kelahiran dua puluh dua tahun yang lalu, baru setahun mengenal dunia kerja, setelah lulus tahun lalu sebagai sarjana Teknik Sipil jebolan sebuah universitas swasta ternama di kota Semarang.

Aktivitasnya sebagai pengawas lapangan menuntut badan yang selalu bugar, jadi wajar dong kalau hari ini setelah mandi, Dito menghabiskan sarapan dua piring nasgor buatan Bik Ipah. Itu bukan alasan juga kali ya… tapi alibi saja. Bukan karena lapar tapi memang karena doyan makan. Nasgor buatan Bik Ipak memang tak ada duanya, walau demi menghabiskanya harus berjuang sampai berkeringat-keringat (karena kepedasan… hehehe) tapi luaarrr biasa.

Kemarin Dito mengalami kejadian lucu tapi
... baca selengkapnya di Ditooo… Apa Lagi (Part 1) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 06 Maret 2015

Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin

Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

PEMUDA baju biru itu berdiri dengan gagahnya di puncak bukit. Angin dari timur bertiup melambai-lambaikan rambutnya yang gondrong menjela bahu. Sepasang matanya sejak tadi hampir tiada berkesip memandang lekat-lekat ke arah utara di mana berdiri dengan megahnya pintu gerbang Kotaraja.

Sudah hampir setengah hari dia berada di puncak bukit itu. Sudah jemu dan letih matanya memandang terus-terusan ke arah pintu gerbang. Namun manusia-manusia yang ditunggunya belum juga kelihatan muncul. Sebetulnya dia bisa menuruni bukit itu dan langsung memasuki Kotaraja. Tapi dia ingat pesan gurunya, di Kotaraja penuh dengan hulubalang-hulubalang Baginda, bahkan tokoh-tokoh silat kelas satu pentolan-pentolan Istana, banyak orang sakti berilmu tinggi sehingga menyelesaikan perhitungan di dalam Kotaraja sama saja mencemplungkan diri ke dalam jebakan dimana dia tak mungkin lagi akan keluar. Kalaupun ada jalan ke luar maka itu ialah jalan kepada kematian! Dia menunggu lagi. Sekali-sekali dia memandang ke jurusan lain untuk menghilangkan kejemuan dan kelesuan matanya. Kemudian bila dia memandang pada dirinya sendiri, memperhatikan tangan kirinya yang buntung sebatas siku maka disaat itu ingatlah dia akan ucapan gurunya sewaktu dia hendak meninggalk
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 05 Maret 2015

Wiro Sableng #92 : Asmara Darah Tua Gila

Wiro Sableng #92 : Asmara Darah Tua Gila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS

SATU

Angin barat bertiup kencang. Perahu layar itu meluncur laju di permukaan laut. Di atas perahu Tua Gila duduk termangu di haluan. Di kepalanya bertengger sebuah caping lebar terbuat dari bambu yang melindunginya dari terik matahari. Orang tua ini senyum-senyum sendiri bila dia ingat pengalamannya di pulau kediaman Rajo Tuo Datuk Paduko intan.

"Dunia memang penuh keanehan. Mana aku pernah menyangka bakalan bertemu dengan menantuku sendiri. Hik... hik... hik! Untung dia tidak tahu aku si tua bangka buruk ini mertuanya. Ha... ha... ha!"

Kekeh Tua Gila mendadak terhenti ketika tiba-tiba dirasakannya perahu layar itu bergerak di bagian depan. Gerakan itu demikian perlahannya hingga jika bukan orang berkepandaian tinggi seperti Tua Gila tidak akan merasa atau mengetahui. Tua Gila memandang berkeliling. "Tak ada ombak besar tak ada tiupan angin kencang. Mengapa barusan ada gerakan
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #92 : Asmara Darah Tua Gila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 16 Februari 2015

Ketika Hancur Hati Ibu

Ketika Hancur Hati Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Banyak orang bilang surga itu di telapak kaki Ibu. Ya benar, aku pun mengakuinya, karena Ibu adalah orang yang paling berharga dalam hidup ku.
Aku Fara, dan aku mempunyai dua adik kembar. Rini dan Riki.
Seperti biasa, sebelum berangkat sekolah kami terlebih dulu sarapan pagi hanya bersama Ibu. Aku dan kedua adik kembarku pun berangkat bersama ke sekolah.

Biasanya pulang sekolah aku menjemput si kembar, tapi hari ini sudah terlalu siang untuk menjemput mereka, karena mereka pasti sudah dijemput oleh Ayah.
Sudah lama rasanya aku tidak mengunjungi rumah nenekku yang berada dekat dengan sekolah si kembar. Akupun memutuskan untuk mampir ke rumah nenek. Hari sangat terik, akupun percepat langkahku menuju rumah nenek.

Pintu rumah nenek terbuka, aku langsung masuk, seketika itu aku ingat bahwa ini hari jumat, nenek selalu pergi ke makam kakek.
Tapi kenapa pintu rumah terbuka? Gumamku dalam hati.

Setelah berjalan di bawah matahari, tenggorokanku serasa ingin disiram dengan seteguk air. Ketika aku hendak ke dapur untuk mengambil air minum, kamar belakang yang dulu menjadi kamar ibuku setengah terbuka. Saat aku mendekat ke kamar dan melihat apa yang terjadi di dalam kamar itu, aku pun terdiam, tercengang dan tak karuan.
Betapa tidak, aku mendapati Ayahku dan seorang perempuan bukan ibuku bertel*njang bulat di atas ranjang, melakukan hal yang tidak pantas untuk aku
... baca selengkapnya di Ketika Hancur Hati Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1